Activita.co.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menggelar seleksi Jalur Mandiri Afirmasi sebagai tahapan terakhir Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) pada Kamis (30/7/2026).
Dari total 39 peserta yang terdaftar, sebanyak 37 calon mahasiswa hadir mengikuti ujian.
Ketua Panitia PMB, Delta, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ujian berlangsung lancar. Sementara itu, dua peserta yang belum hadir masih diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan selama tidak melewati batas waktu yang telah ditentukan.
Delta menjelaskan, skema jalur Afirmasi ini hanya dibuka untuk Program Studi (prodi) yang masih memiliki daya tampung. Selain itu, setiap pendaftar diwajibkan melampirkan surat rekomendasi dari kepala sekolah, pengasuh pondok pesantren, kiai, pimpinan organisasi kemasyarakatan, atau tokoh berwenang. Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan sekolah menengah dalam tiga tahun terakhir.
“Untuk ke depannya, kami berharap pelaksanaan PMB semakin maksimal dengan kehadiran tim admisi yang dapat menjalin komunikasi secara lebih kontinu dengan sekolah-sekolah,” ujar Delta
Salah satu peserta ujian, Mawar, mengaku memilih UIN Madura karena ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi berbasis keislaman. Ia menilai pelaksanaan ujian berjalan dengan tertib sehingga membantunya lebih percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal.
”Semoga saya dinyatakan lulus dan bisa menjadi bagian dari UIN Madura. Saya berharap dapat menambah pengalaman serta mengembangkan potensi diri selama berkuliah di sini,” tutur Mawar.
Penetapan hasil kelulusan PMB Jalur Mandiri Afirmasi selanjutnya akan diputuskan melalui rapat pleno panitia. Calon mahasiswa yang dinyatakan diterima diharapkan mampu beradaptasi dengan budaya akademik serta berkontribusi aktif dalam mengembangkan tradisi positif di lingkungan kampus.(Fatimah).
