Cegah Perundungan Sejak Dini, KKN Posko 1 UIN Madura Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Tentenan Barat

Berita18 Dilihat

Activita.co.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 1 UIN Madura Desa Tentenan Barat menggelar kegiatan sosialisasi anti-bullying di SDN Tentenan Barat pada Jumat (1/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Kelas 4,5, dan 6 SDN Tentenan Barat dengan sangat antusias. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, dampak negatif bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai antar teman.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi interaktif, pemberian motivasi, dan ajakan kepada para siswa untuk berani berkata tidak terhadap tindakan bullying. Para peserta diajak merenungkan pentingnya menjaga perasaan teman dan menciptakan hubungan pertemanan yang sehat di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SDN Tentenan Barat, Ibu Nur Hasanatul Kamila, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Madura. Menurutnya, sosialisasi semacam ini sangat penting diberikan sejak usia sekolah dasar agar siswa memahami dampak buruk perundungan dan memiliki kesadaran untuk saling menghormati.

“Kami sangat
mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pemahaman yang baik kepada siswa tentang bahaya bullying. Pendidikan karakter seperti ini perlu ditanamkan sejak dini agar tercipta lingkungan belajar yang lebih positif dan nyaman bagi semua siswa,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator pelaksana kegiatan, Muhammad Mutawakkil Allah, menjelaskan bahwa sosialisasi anti-bullying merupakan salah satu program kerja KKN Posko 1 UIN Madura Desa Tentenan Barat yang berfokus pada pembinaan karakter dan kepedulian sosial siswa.

“Melalui kegiatan ini kami berharap siswa tidak hanya memahami apa itu bullying, tetapi juga mampu menerapkan sikap empati, saling menghargai, dan berani melaporkan jika melihat tindakan perundungan di sekolah,” jelasnya._

Ia menambahkan bahwa keterlibatan pihak sekolah sangat membantu kelancaran kegiatan sehingga materi dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan pembacaan pesan-pesan moral dan komitmen bersama untuk menciptakan sekolah yang ramah anak serta bebas dari bullying. Melalui program ini, mahasiswa KKN Posko 1 UIN Madura berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembentukan karakter positif siswa di SDN Tentenan Barat.(Activita/Hasby) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *