Tuntutan Belum Dikabulkan, Mahasiswa UIN Madura Gelar Aksi di Rektorat

Berita63 Dilihat

Activita.co.id-Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap pihak kampus yang dinilai belum menindaklanjuti hasil audiensi berbagai persoalan akademik di depan Gedung Rektorat pada senin (16/03/2026).

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi antara mahasiswa dan pihak rektorat. Namun hingga saat ini, dari sekian banyak tuntutan mahasiswa, khususnya mengenai regulasi mahasiswa berprestasi, belum memperoleh persetujuan resmi dari pimpinan kampus.

Ketua Dewan Mahasiswa, Ghufron, menyampaikan bahwa aksi ini didasari oleh akumulasi keresahan mahasiswa yang hingga kini belum mendapat kejelasan terkait solusi dari pihak kampus.

“Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan kami sejak audiensi pertama hingga audiensi lanjutan. Tuntutan yang kami ajukan belum juga diamini oleh pihak rektorat. Padahal hal ini menyangkut kepentingan mahasiswa, khususnya mahasiswa yang berprestasi,” ungkapnya.

|Baca Juga: Email Kampus Ditangguhkan, Aktivitas Akademik Terhambat

Di sisi lain, mahasiswa menuntut adanya regulasi yang jelas terkait pemberian apresiasi kepada mahasiswa berprestasi. Selain itu, mereka juga menyoroti sarana dan prasarana kampus serta transparansi dalam pengelolaan anggaran.

Ghufron juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terdapat komitmen yang jelas dari pihak kampus, termasuk belum ditandatanganinya dokumen kesepakatan yang telah diajukan mahasiswa.

“Kami belum melihat adanya langkah nyata dari pimpinan kampus terkait dugaan kurangnya transparansi anggaran, termasuk juga dalam pengelolaan ruang senat mahasiswa yang hingga saat ini belum dibuka secara resmi dan terbuka,” ujarnya.

Sementara itu, pihak rektorat disebut tetap berkomitmen untuk menyusun regulasi terkait mahasiswa berprestasi. Namun tanpa memberikan kepastian waktu penyelesaian, hal ini dinilai tidak selaras dengan pernyataan sebelumnya yang menjanjikan penyelesaian sebelum Hari Raya Idulfitri.

Akibatnya, mahasiswa memutuskan untuk tidak melanjutkan proses penandatanganan dan memilih membubarkan aksi dengan tertib.

“Apabila hingga pascalebaran tidak ada kejelasan ataupun realisasi terhadap tuntutan dari kami, maka kami pastikan akan ada gerakan lanjutan dengan skala yang lebih besar,” tegasnya.

Secara keseluruhan, kegiatan aksi demonstrasi berlangsung kondusif hingga akhir. (Uswah/Activita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *