Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 01 Menggelar Green Pesantren Dorong Kesadaran Santri terhadap Pengelolaan Sampah dan Penghijauan ‎

Berita23 Dilihat

Activita.co.id- Sebanyak 130 santri putra dan putri Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung mengikuti ‎kegiatan Green Pesantren yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Khusus Pesantren ‎Universitas Islam Negeri Madura Posko 01 di Aula Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung, ‎Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep pada Kamis (6/8/2026).‎

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten ‎Sumenep dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ganding untuk memberikan ‎edukasi mengenai pengelolaan sampah, Bank Sampah, serta pemanfaatan Tanaman Obat ‎Keluarga (TOGA).‎

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Imranto, S.Si. dari Dinas Lingkungan Hidup ‎Kabupaten Sumenep mengenai pengelolaan sampah di lingkungan pesantren. Materi yang ‎disampaikan meliputi Green pesantren dorong kesadaran santri terhadap pengelolaan sampah dan penghijauan.

“pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip ‎pengelolaan sampah, serta pengenalan konsep Bank Sampah sebagai salah satu alternatif ‎dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.‎” Ungkapnya

Siti Romlah, S.P. dari Balai Penyuluhan Pertanian ‎Kecamatan Ganding. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis ‎Tanaman Obat Keluarga (TOGA), manfaatnya bagi kesehatan, serta teknik penanaman dan ‎pemeliharaan tanaman yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren sebagai bagian dari ‎upaya penghijauan.‎
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi pemilahan sampah sesuai ‎kategori organik, anorganik, dan residu.

“Simulasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman ‎praktis kepada peserta mengenai cara memilah sampah sejak dari sumbernya. Sebagai tindak ‎lanjut dari kegiatan, mahasiswa KKN memasang tiga unit tempat sampah pilah di lingkungan ‎pondok pesantren untuk mendukung penerapan kebiasaan memilah sampah.‎”katanya

Hilman Zakial Amir Selaku Koordinator Desa KKN Khusus Pesantren Universitas Islam Negeri Madura Posko 01, mengatakan bahwa program tersebut dirancang sebagai upaya membangun ‎kesadaran lingkungan melalui edukasi yang disertai praktik langsung.‎

‎” Melalui Program Green Pesantren, kami berharap para santri tidak hanya memperoleh ‎pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan ‎memilah sampah, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan TOGA sebagai bagian dari ‎kehidupan sehari-hari di pesantren. Kami berharap fasilitas yang telah disediakan dapat ‎dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan” ‎ujarnya.‎

Program Green Pesantren merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN Khusus ‎Pesantren Universitas Islam Negeri Madura Posko 01 yang berfokus pada edukasi lingkungan. ‎Melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep dan Balai Penyuluhan ‎Pertanian Kecamatan Ganding, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman santri ‎mengenai pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan ‎ramah lingkungan di lingkungan Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung. (Majid/Activita) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *