Activita.co.id- Sebanyak 130 santri putra dan putri Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung mengikuti kegiatan Green Pesantren yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Khusus Pesantren Universitas Islam Negeri Madura Posko 01 di Aula Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep pada Kamis (6/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Ganding untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah, Bank Sampah, serta pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Imranto, S.Si. dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep mengenai pengelolaan sampah di lingkungan pesantren. Materi yang disampaikan meliputi Green pesantren dorong kesadaran santri terhadap pengelolaan sampah dan penghijauan.
“pentingnya pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip pengelolaan sampah, serta pengenalan konsep Bank Sampah sebagai salah satu alternatif dalam mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonominya.” Ungkapnya
Siti Romlah, S.P. dari Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Ganding. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan berbagai jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA), manfaatnya bagi kesehatan, serta teknik penanaman dan pemeliharaan tanaman yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren sebagai bagian dari upaya penghijauan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi pemilahan sampah sesuai kategori organik, anorganik, dan residu.
“Simulasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman praktis kepada peserta mengenai cara memilah sampah sejak dari sumbernya. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan, mahasiswa KKN memasang tiga unit tempat sampah pilah di lingkungan pondok pesantren untuk mendukung penerapan kebiasaan memilah sampah.”katanya
Hilman Zakial Amir Selaku Koordinator Desa KKN Khusus Pesantren Universitas Islam Negeri Madura Posko 01, mengatakan bahwa program tersebut dirancang sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan melalui edukasi yang disertai praktik langsung.
” Melalui Program Green Pesantren, kami berharap para santri tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan kebiasaan memilah sampah, menjaga kebersihan, serta memanfaatkan TOGA sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di pesantren. Kami berharap fasilitas yang telah disediakan dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan” ujarnya.
Program Green Pesantren merupakan salah satu program kerja Mahasiswa KKN Khusus Pesantren Universitas Islam Negeri Madura Posko 01 yang berfokus pada edukasi lingkungan. Melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumenep dan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Ganding, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman santri mengenai pengelolaan lingkungan sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan ramah lingkungan di lingkungan Pondok Pesantren As Syukri Sumber Payung. (Majid/Activita)
