Activita.co.id- Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Madura, Muhammad Dani Aiman, menghadiri kegiatan Konsolidasi Nasional SEMA Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat SEMA PTKIN Se-Indonesia di UIN Walisongo Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai Selasa hingga Jum’at, 19–22 Mei 2026.
Kegiatan nasional ini dihadiri oleh kurang lebih 36 kampus PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia. Konsolidasi tersebut menjadi ruang diskusi, silaturahmi, serta penguatan sinergi antarorganisasi mahasiswa PTKIN dalam membangun tata kelola organisasi yang lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.
Dalam kegiatan tersebut, Aiman hadir dengan membawa sejumlah agenda penting berkaitan dengan kondisi di UIN Madura. Salah satu fokus utama yang dibawa ialah komitmen untuk memperbaiki sistem dan tata kelola SEMA UIN Madura yang pada tahun sebelumnya sempat mengalami pembekuan.
Melalui forum konsolidasi nasional ini, Aiman melakukan sharing dan pertukaran gagasan dengan berbagai pengurus SEMA PTKIN dari kampus lain guna mencari model tata kelola organisasi yang lebih baik dan berkelanjutan.
Selain itu, ia juga membawa sejumlah isu kampus yang dinilai perlu mendapat perhatian serius, di antaranya terkait sistem pengelolaan organisasi mahasiswa, sarana dan prasarana kampus yang dinilai seharusnya sudah menyesuaikan dengan status baru kampus sebagai UIN Madura, hingga pengawalan terhadap kebijakan penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran bagi mahasiswa.
Aiman menyampaikan dalam wawancaranya bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen nyata untuk mengawal dan mengadvokasikan kepentingan mahasiswa serta organisasi mahasiswa di UIN Madura.
“Kegiatan ini menjadi ruang belajar dan bertukar pengalaman dengan banyak SEMA PTKIN di Indonesia. Kami ingin membawa perubahan yang lebih baik bagi sistem organisasi mahasiswa di UIN Madura serta memastikan kepentingan mahasiswa benar-benar diperjuangkan,” ujarnya.
|Baca Juga: Asah Kemampuan Jurnalistik, Mahasiswa TBIN UIN Madura Kunjungi UNY dan Radar Jogja
Ia juga berharap mahasiswa dapat lebih terbuka kepada SEMA dalam menyampaikan berbagai persoalan maupun kebijakan kampus yang dinilai tidak pro terhadap mahasiswa atau berpotensi merugikan mahasiswa.
Menurutnya, keterlibatan aktif mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting dalam menciptakan kampus yang lebih responsif, transparan, dan berpihak pada kepentingan bersama. (Firnas/Activita)
