Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

News · 1 Feb 2022 10:30 WIB ·

Surat KMA Keluar, Kebijakan Rektor IAIN Madura Apa Kabar?


 Surat KMA Keluar, Kebijakan Rektor IAIN Madura Apa Kabar? Perbesar


IAIN MADURA-LPM Activita_Mahasiswa institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura kembali menanyakan kepastian Uang Kuliah Tunggal tahun akademik 2021/2022, Selasa (01/02/22). Pasalnya, dalam surat edaran kampus nomor: B- 329 /In.38/R/PP.00.9/01/2022
tentang pembayaran UKT mahasiswa S1 semester genap tahun akademik 2021-2022 yang dikeluarkan tanggal 24 Januari 2022 menjelaskan bahwa surat edaran akan mengalami perubahan berdasarkan surat Keputusan Menteri Agama (KMA). 
Sementara, surat Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 64 tahun 2022 tentang perubahan kedua atas KMA nomor 515 tahun 2020 tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keislaman Negeri atas dampak bencana wabah Covid-19 telah ditandatangani Menteri Agama pada 26 Januari 2022. Di dalamnya tertulis bahwa keringanan UKT pada tahun akademik 2021/2022 tetap berlaku. Namun, surat edaran belum juga mengalami tanda-tanda perubahan. 
Irwanul Haqiqi, mahasiswa Program Studi (Prodi) Tadris Bahasa Indonesia (Tbin) itu mengharap agar kampus bisa mendengarkan aspirasi mereka dengan meringankan UKT (Uang Kuliah Tunggal). “Harapan saya tentang masalah UKT ya ikut surat KMA, artinya ada pemotongan, dan semoga saja bisa didengarkan oleh pihak kampus tanpa harus main rusuh,” harapnya. 
Salah satu pimpinan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), sebut saja S, mengaku bahwa ada dampak positif dan negatif mengenai pemotongan biaya kuliah.
“Keuntungannya sendiri bisa membantu meringankan bagi mahasiswa, sedangkan ruginya ya di angggaran Ormawa,” ujarnya.
Pimpinan Ormawa yang tak mau disebutkan namanya itu juga mengatakan bahwa akan ada kemungkinan terjadi gertakan dari mahasiswa jika tidak ada kejelasan lebih lanjut.
“Empat puluh persen mahasiswa akan mengadakan demo tentang hal ini, apalagi sekarang kampus itu tidak dipegang oleh siapapun, seperti Dema, Sema itu masih belum ada kelembagaannya. Namun harapan saya, semoga dengan perihal UKT ini dipotong atau tidaknya semoga baik-baik saja semuanya,”  lanjutnya
Sementara menanggapi hal itu, Rektor IAIN Madura dan Wakil Rektor (Warek) 2 sedang tidak bisa diwawancara. (Activita)
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pesan Dekan Faud kepada Mahasiswa Terpilih untuk Program Penelitian dan PkM Internasional

4 April 2024 - 04:02 WIB

Sosialisasi Penelitian dan PkM Internasional Fakultas Ushuluddin dan Dakwah

Laksanakan Semarak Ramadhan Bersama UKK FPM FEBI: Upaya Menebar Hal Positif pada Masyarakat Sekitar

31 Maret 2024 - 16:06 WIB

Semarak Ramadhan Bersama UKK FPM FEBI

Ketua Dema Fakultas Tarbiyah Tuntut SK Asli, Wadek III Beri Tanggapan

31 Maret 2024 - 04:37 WIB

Ilustrasi foto dari https://pin.it/6MX4GFmZr

Penipuan Mengatasnamakan Dosen IAIN Madura, Beberapa Mahasiswa Telah Menjadi Korban

30 Maret 2024 - 03:29 WIB

Sumber foto: https://pin.it/1Jr4Mrhzk

Prodi HES Sukses Gelar Meet and Greet: Optimis Jadikan Madura Sebagai Hook Sentral Industri Halal Nasional

20 Maret 2024 - 03:45 WIB

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sukses Gelar Meet and Greet Bersama Ketua POSDHESI

UKK Pramuka Sajikan Hal Unik di Closing Dies Maulidiyah: Upaya Mengenalkan Budaya Daerah

16 Maret 2024 - 11:09 WIB

Closing Dies Maulidiyah XXXII UKK PRAMUKA IAIN Madura
Trending di Liputan Khusus