Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

Uncategorized · 19 Mar 2013 17:25 WIB ·

Puisi: Perjalanan yang Angkuh


 Puisi: Perjalanan yang Angkuh Perbesar

Bis muncul dari arah penglihatan berhenti menjamu penumpang dan
aku melajukan perbincangan dengan imaji pertemuan sementara pedangang asongan sibuk melebay ditangannya bermacam pilihan rasa menunggu
saat tubuh ku rebahkan pada pihan pertama tempat duduk
ada belaian rasa  dari orang menyisahkan nafsu sementara suguhan bermacam pilihan menyesakkan   dari itu arah kupandang perihmya mengalir mengenai tulang dalam
hingga jalan terasa berabad memotong para waktu biasa beranjak tak bertangga
pertemuan masih lama mengayun mimpi dari pertama ku bergegas berlalu dari tempat lama
semakin mengukir beberapa pemandangan mengingatkan kemerdekaan belum tuntas
sementara lebih dalam kupikirkan mengingat perihnya menunggu yang terlantar oleh supir bis seringkali menambahkan kepedasan setelah rasa  berkeringat
perjalanan yang angkuh menyamai terik
bermanja melunglaikan seluruh tubuh yang telah rapuh
gara-gara mandiku mengejar waktu  dan tabiat para pengadu nasib tumpah disepanjang lorong pikiran dan dipandanganku yang tersisa
bisku kembali lagi menambahkan baraku ber Api

by: Andawi AD
Pamekasan,2 April 2013

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Uncategorized · 19 Mar 2013 17:25 WIB ·

Puisi: Perjalanan yang Angkuh


 Puisi: Perjalanan yang Angkuh Perbesar

Bis muncul dari arah penglihatan berhenti menjamu penumpang dan
aku melajukan perbincangan dengan imaji pertemuan sementara pedangang asongan sibuk melebay ditangannya bermacam pilihan rasa menunggu
saat tubuh ku rebahkan pada pihan pertama tempat duduk
ada belaian rasa  dari orang menyisahkan nafsu sementara suguhan bermacam pilihan menyesakkan   dari itu arah kupandang perihmya mengalir mengenai tulang dalam
hingga jalan terasa berabad memotong para waktu biasa beranjak tak bertangga
pertemuan masih lama mengayun mimpi dari pertama ku bergegas berlalu dari tempat lama
semakin mengukir beberapa pemandangan mengingatkan kemerdekaan belum tuntas
sementara lebih dalam kupikirkan mengingat perihnya menunggu yang terlantar oleh supir bis seringkali menambahkan kepedasan setelah rasa  berkeringat
perjalanan yang angkuh menyamai terik
bermanja melunglaikan seluruh tubuh yang telah rapuh
gara-gara mandiku mengejar waktu  dan tabiat para pengadu nasib tumpah disepanjang lorong pikiran dan dipandanganku yang tersisa
bisku kembali lagi menambahkan baraku ber Api

by: Andawi AD
Pamekasan,2 April 2013

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Disupport Kampus, Tim Futsal IAIN Madura Raih Juara Tingkat Provinsi

21 Februari 2024 - 06:34 WIB

Tim futsal UKOR

6 Juni 2022 - 08:13 WIB

Dema IAIN Madura Desak Kampus Transparansi soal Refocusing Anggaran

12 Oktober 2021 - 00:27 WIB

Movies On A Budget: 5 Tips From The Great Depression

1 September 2021 - 12:25 WIB

If You Want To Be A Winner, Change Your Movie Philosophy Now!

1 September 2021 - 02:02 WIB

Warning: What Can You Do About Movie Right Now

1 September 2021 - 01:52 WIB

Trending di Uncategorized