Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

News · 22 Nov 2017 02:52 WIB ·

Paving Rusak, Mahasiswa Jadi Korban


 Paving Rusak, Mahasiswa Jadi Korban Perbesar

STAINPamekasan-Selasa (21/11), paving yang berada tepat di halaman depan Laboratorium Terpadu II Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan dinilai miris, pasalnya ditempat juga biasa digunakan parkir kendaraan mahasiswa tersebut sering kecelakaan diakibatkan kondisi paving yang rusak.
            `Indana Khoirul Abida, salah satu mahasiswa STAIN Pamekasan mengakui bahwa dirinya sering jatuh di tempat tersebut. “Saya sering terjatuh di depan Lab II  karena banyaknya paving yang rusak,” akunya.

            Ia berharap agar pimpinan STAIN Pamekasan segera memperbaiki paving tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang lebih parah. “Harapan saya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kecil yang berakibat pada kecelakaan beruntun dari pihak STAIN dapat dengan cepat memperbaiki kerusakan-kerusakan yang semakin lama semakin parah” ucap khoirul abida.
            Sementara itu, Abdurrahman Rohim, mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) menyatakan, keadaan paving yang terdapat di depan Lab II semakin lama semakin memprihatinkan. Namun masih sampai saat ini masih tidak ada respon dari pimpinan. “Keadaan paving yang terdapat didepan Lab II semakin lama semakin memprihatinkan. Namun, tidak ada satupun perbaikan yang dilakukan oleh pihak STAIN”. Katanya
            Mahasiswa semester lima tersebut menilai, kurangnya respon dari pimpinan STAIN Pamekasan membuat semakin hari paving tersebut semakin parah. “Tidak adanya perhatian khusus dari pihak STAIN mengenai kerusakan kecil sebelumnya menyebabkan kerusakan semakin parah, karena kondisi itu di teruskan berlarut-larut dan di anggap sepele oleh pihak STAIN sedangkan bagi pihak mahasiswa sendiri hal tersebut sangat membahayakan.” Timbuhnya lagi
            Menanggapi hal tersebut, Faisol Suryadi menilai bahwa kecalakaan akibat rusaknya paving tersebut bisa mencoreng nama biak STAIN Pamekasan. “Harapan saya pihak STAIN dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan sekecil, apapun apalagi yang telah merambat menjadi besar agar jika ada mahasiswa dari luar citra STAIN dinilai baik kualitas sarana dan prasananya,” ungkapnya.

            Namun, keluhan mahasiswa tersebut belum mendapat tanggapan dari pihak pimpinan STAIN Pamekasan, yakni waka II yang membidangi sarana dan prasarana disebabkan sulitnya komunikasi.(Ftm/Kut/And/Wln).
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

News · 22 Nov 2017 02:52 WIB ·

Paving Rusak, Mahasiswa Jadi Korban


 Paving Rusak, Mahasiswa Jadi Korban Perbesar

STAINPamekasan-Selasa (21/11), paving yang berada tepat di halaman depan Laboratorium Terpadu II Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan dinilai miris, pasalnya ditempat juga biasa digunakan parkir kendaraan mahasiswa tersebut sering kecelakaan diakibatkan kondisi paving yang rusak.
            `Indana Khoirul Abida, salah satu mahasiswa STAIN Pamekasan mengakui bahwa dirinya sering jatuh di tempat tersebut. “Saya sering terjatuh di depan Lab II  karena banyaknya paving yang rusak,” akunya.

            Ia berharap agar pimpinan STAIN Pamekasan segera memperbaiki paving tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang lebih parah. “Harapan saya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan kecil yang berakibat pada kecelakaan beruntun dari pihak STAIN dapat dengan cepat memperbaiki kerusakan-kerusakan yang semakin lama semakin parah” ucap khoirul abida.
            Sementara itu, Abdurrahman Rohim, mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) menyatakan, keadaan paving yang terdapat di depan Lab II semakin lama semakin memprihatinkan. Namun masih sampai saat ini masih tidak ada respon dari pimpinan. “Keadaan paving yang terdapat didepan Lab II semakin lama semakin memprihatinkan. Namun, tidak ada satupun perbaikan yang dilakukan oleh pihak STAIN”. Katanya
            Mahasiswa semester lima tersebut menilai, kurangnya respon dari pimpinan STAIN Pamekasan membuat semakin hari paving tersebut semakin parah. “Tidak adanya perhatian khusus dari pihak STAIN mengenai kerusakan kecil sebelumnya menyebabkan kerusakan semakin parah, karena kondisi itu di teruskan berlarut-larut dan di anggap sepele oleh pihak STAIN sedangkan bagi pihak mahasiswa sendiri hal tersebut sangat membahayakan.” Timbuhnya lagi
            Menanggapi hal tersebut, Faisol Suryadi menilai bahwa kecalakaan akibat rusaknya paving tersebut bisa mencoreng nama biak STAIN Pamekasan. “Harapan saya pihak STAIN dapat memperbaiki kerusakan-kerusakan sekecil, apapun apalagi yang telah merambat menjadi besar agar jika ada mahasiswa dari luar citra STAIN dinilai baik kualitas sarana dan prasananya,” ungkapnya.

            Namun, keluhan mahasiswa tersebut belum mendapat tanggapan dari pihak pimpinan STAIN Pamekasan, yakni waka II yang membidangi sarana dan prasarana disebabkan sulitnya komunikasi.(Ftm/Kut/And/Wln).
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berumur 3 Dekade Lebih, UKK Pramuka Rayakan Dies Maulidiyah ke-32 Tahun

27 Februari 2024 - 02:26 WIB

Dies Maulidiyah ke-32 Tahun UKK Pramuka

Segera Daftar!! Hari Ini, Hari Terakhir Pendaftaran Beasiswa Bank Indonesia

26 Februari 2024 - 02:33 WIB

Sosial Beasiswa Bank Indonesia

Tak Disupport Kampus, Tim Futsal IAIN Madura Raih Juara Tingkat Provinsi

21 Februari 2024 - 06:34 WIB

Tim futsal UKOR

Catatan Usil untuk LPM Activita

21 Februari 2024 - 00:50 WIB

LPM Activita

UPZ Adakan Diklat, Warek II: Semoga Bisa Membantu UKT Mahasiswa

17 Februari 2024 - 02:06 WIB

Pembukaan PAB UPZ

Menjadi PU Perempuan Pertama LPM Activita: Mampukah Via Mewujudkan Visinya?

13 Februari 2024 - 04:15 WIB

LPM Activita
Trending di News