Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

Kabar Kampus · 3 Jul 2022 14:48 WIB ·

LPPM Keluarkan Kebijakan Transportasi KPM Kolaboratif, Ini Tanggapan Mahasiswa


 LPPM Keluarkan Kebijakan Transportasi KPM Kolaboratif, Ini Tanggapan Mahasiswa Perbesar

Activita.co.id – Menanggapi keluhan mahasiswa terkait ketiadaan transportasi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mahasiswa (LPPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Masyhur Abadi, memberikan kejelasan, Ahad (03/07/2022).

Masyhur mengungkapkan bahwa pemberangkatan Kuliah Pengabdian Mahasiswa (KPM) Kolaboratif dari tempat pembekalan ke pulau dan dari pulau ke pemondokan, untuk IAIN Madura akan ada insentif dari kampus.

“Peserta KPM Kolaboratif dari IAIN Madura menuju Pulau Giligenting akan ada insentif dari pihak kampus sebesar Rp. 100.000, pulang-pergi,” ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa LPPM IAIN Madura akan mentransfer uang sebagai ganti ongkos ke rekening masing-masing peserta setelah KPM selesai.

“Nanti akan kami ganti. Sebab prosedurnya, harus ada bukti sebelum anggaran itu dicairkan. Akan kami transfer setelah KPM,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang peserta KPM Kolaboratif IAIN Madura, Ani Wulandari mengatakan bahwa harusnya biaya transportasi pulang pergi langsung dibayarkan waktu pemberangkatan.

“Uang 100 itu langsung diberikan ke Dosen Pendamping Lapangan (DPL) atau ketua kelompok. Jangan ke rekening. Bahkan saya merasa itu belum jelas adanya. Kalau biaya pemberangkatan ini masih mahasiswa yang bayar dulu, sama saja kampus ngutang ke mahasiswa,” tegas mahasiswi Ekonomi Syariah (ES) tersebut.

Tanggapan lain datang dari Agus Naedi, mahasiswa Akuntansi Syariah (AS) itu menyarankan agar kampus seharusnya melakukan perjanjian tertulis.

“Agar kami bisa memastikan, seharusnya ada perjanjian tertulis, kalau perlu bermaterai dengan pihak-pihak terkait. Sehingga sifatnya jelas,” tuturnya. (Fatimatuz Zahroh/Activita)

Artikel ini telah dibaca 346 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ketua Dema Fakultas Tarbiyah Tuntut SK Asli, Wadek III Beri Tanggapan

31 Maret 2024 - 04:37 WIB

Ilustrasi foto dari https://pin.it/6MX4GFmZr

Berumur 3 Dekade Lebih, UKK Pramuka Rayakan Dies Maulidiyah ke-32 Tahun

27 Februari 2024 - 02:26 WIB

Dies Maulidiyah ke-32 Tahun UKK Pramuka

Tak Disupport Kampus, Tim Futsal IAIN Madura Raih Juara Tingkat Provinsi

21 Februari 2024 - 06:34 WIB

Tim futsal UKOR

UPZ Adakan Diklat, Warek II: Semoga Bisa Membantu UKT Mahasiswa

17 Februari 2024 - 02:06 WIB

Pembukaan PAB UPZ

HMPS TIPS IAIN Madura Datangkan Rian Fahardhi pada Seminar Nasional 2023.

1 November 2023 - 11:03 WIB

HMPS TBIN IAIN Madura Hadirkan Peri Sandi Huizche di Seminar Nasional 2023

30 Oktober 2023 - 06:18 WIB

Trending di Kabar Kampus