Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

News · 5 Jan 2021 03:07 WIB ·

Ini Penjelasan Surat Edaran Rektor Soal Penundaan Pembayaran UKT


 Ini Penjelasan Surat Edaran Rektor Soal Penundaan Pembayaran UKT Perbesar

IAIN Madura, Activita– Surat edaran rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura Nomor:B-18/In.38/R/PP.00.9/01/2021 terkait penundaan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) resmi mencabut keberlakuan surat edaran sebelumnya, yakni pada nomor: B-434/In.38/R/PP.00.9/12/2020 mengenai nominal dan waktu pembayaran UKT. Senin (04/01/2021)

Hal ini mengundang reaksi dari mahasiswa. Dalam surat edaran baru dijelaskan pembayaran UKT yang biasanya dimulai tanggal 4-18 ditunda sampai adanya informasi lebih lanjut pada tanggal 15 Januari mendatang.

Wakil rektor (Warek) II menuturkan, pengunduran itu tidak lain sebagai antisipasi adanya kebijakan baru dari menteri agama (Menag).

Bergantung kebijakan Menag, apa yg harus kampus laksanakan (kalau ada). Jadi penundaan ini, hanyalah antisipasi kalau ada kebijakan baru dari Menag” tuturnya.

Pihaknya khawatir mahasiswa terlanjur membayar sebelum kemudian Menag mengeluarkan kebijakan baru.

“Covid-19 belum mereda, bahkan cenderung meningkat, sehingga perkuliahan kemungkinan tetap daring. Berkaitan dengan itu dimungkinkan ada kebijakan lanjutan dari Menteri Agama berkaitan dengan UKT mahasiswa. Kalau sudah terlanjur bayar, tidak bisa lagi ditarik atau dikembalikan kepada mahasiswa” tambahnya via Whatsapp.

Ia juga mengatakan bahwa hal-hal terkait UKT dan sebagainya itu harus mengacu pada Keputusan Menteri Agama, pihaknya baru punya otoritas ketika dari Menag ada kebijakan. “Ketika tidak ada kebijakan dari kemenag, maka kembali pada ketentuan sebelumnya” tegasnya.

Surat edaran ini juga memancing reaksi banyak mahasiswa, salah satunya Rifqy Fanani mengaku senang dengan penundaan UKT tersebut.

“Dengan hal ini mungkin kedepannya banyak keringanan yang didapatkan oleh mahasiswa, “ujarnya.

Mahasiswa (HKI/3) itu juga berharap akan ada penurunan UKT kembali seperti tahun sebelumnya.
“Semoga saja dengan adanya surat ini penurunan UKT akan terulang kembali,  sekaligus para pejabat-pejabat kampus mengerti dengan kondisi mahasiswa saat ini” harapnya.

Selaras dengan itu, Siti Khaliz (KPI) mengatakan sangat keberatan jika harus membayar UKT secara penuh dengan ketetapan sistem perkuliahan yang belum pasti.

“Bahkan untuk membayar UKT dengan potongan seperti di semester kemarin pun banyak yang merasa kesulitan karena pengeluaran yang harus mereka keluarkan tidak teratur dengan pemasukan yang datang. (Aqil/Anisia)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ini Pesan Dekan Faud kepada Mahasiswa Terpilih untuk Program Penelitian dan PkM Internasional

4 April 2024 - 04:02 WIB

Sosialisasi Penelitian dan PkM Internasional Fakultas Ushuluddin dan Dakwah

Laksanakan Semarak Ramadhan Bersama UKK FPM FEBI: Upaya Menebar Hal Positif pada Masyarakat Sekitar

31 Maret 2024 - 16:06 WIB

Semarak Ramadhan Bersama UKK FPM FEBI

Ketua Dema Fakultas Tarbiyah Tuntut SK Asli, Wadek III Beri Tanggapan

31 Maret 2024 - 04:37 WIB

Ilustrasi foto dari https://pin.it/6MX4GFmZr

Penipuan Mengatasnamakan Dosen IAIN Madura, Beberapa Mahasiswa Telah Menjadi Korban

30 Maret 2024 - 03:29 WIB

Sumber foto: https://pin.it/1Jr4Mrhzk

Prodi HES Sukses Gelar Meet and Greet: Optimis Jadikan Madura Sebagai Hook Sentral Industri Halal Nasional

20 Maret 2024 - 03:45 WIB

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sukses Gelar Meet and Greet Bersama Ketua POSDHESI

UKK Pramuka Sajikan Hal Unik di Closing Dies Maulidiyah: Upaya Mengenalkan Budaya Daerah

16 Maret 2024 - 11:09 WIB

Closing Dies Maulidiyah XXXII UKK PRAMUKA IAIN Madura
Trending di Liputan Khusus