Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

Artikel Lawas · 9 Nov 2014 16:30 WIB ·

Hujan Menjelang, Mahasiswa Turun Tangan


 Hujan Menjelang, Mahasiswa Turun Tangan Perbesar

Small group (kelompok kecil) yang menamai dirinya sebagai Science of Stupid (SOS) melakukan bersih-bersih kampus pada hari Minggu, 9 November 2014 tepatnya jam 07.00 pagi.

Science of stupid (SOS) adalah small group (kelompok kecil) yang mayoritas anggotanya mahasiswa TBI semester tiga itu melakukan bersih-bersih pada minggu pagi. Kegiatan tersebut mereka lakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim hujan yang sepertinya akan segera datang. Bersih-bersih tersebut mereka fokuskan pada normalisasi saluran air pembuangan di sekitar STAIN Pamekasan, pasalnya saluran pembuangan air yang ada di area kampus sudah mengalami penyumbatan dan sangat memperihatinkan.

Mereka (SOS) melakukan kegiatan tersebut dengan peralatan seadanya seperti cangkul yang mereka pinjam dari pihak proyek yang sedang membangun gedung pasca sarjana, karena pada saat kegiatan berlangsung kampus dalam keadaan libur, sehingga mereka tidak bisa meminjam peralatan yang dibutuhkan ke pihak kebersihan, namun meskipun demikian hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk membersihkan kampus.

Kegiatan tersebut sebenarnya berawal dari keperihatinan mereka (SOS) melihat saluran pembuangan air yang ada di kampus yang tersumbat oleh sampah-sampah kemasan makanan ringan dan botol-botol air mineral yang dibuang sembarangan oleh sebagian mahasiswa STAIN Pamekasan sendiri.

Mjibur Rohman atau yang lebih akrab disapa “Ojin” menuturkan, “Sebenarnya sampah-sampah ini adalah kemasan-kemasan makanan ringan dari para mahasiswa sendiri yang kurang peduli terhadap kebersihan.”

Dia juga berpesan bagi para mahasiswa agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya lingkungan kampus.

“Ya, kita harap dengan kegiatan ini anak-anak mau lebih peduli dan membuka mata terhadap lingkungan kampus dengan tidak membuang sampah sembarangan terlebih ke gorong-gorong,” tegasnya.

Sayangnya pada saat kegiatan tersebut berlangsung pihak kebersihan sedang libur sehingga kami tidak bisa meminta penjelasan mengenai hal tersebut. Koordinator kegiatan tersebut, Su’aibi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak bermaksud lain kecuali untuk kebersihan dan mempersiapkan diri menyambut musim hujan.

“Jadi, kami hanya membersihkan kampus kami, tidak ada maksud lain, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kebersihan sebelumnya dan mereka juga mendukung kegiatan kami,” tutur dia.

Dengan kegiatan tersebut mereka semua (SOS) berharap semua mahasiswa STAIN Pamekasan mau memperhatikan lingkungan kampus sendiri dan khususnya semua organisasi yang ada di STAIN.

“Sebenarnya kita semua kalau mau sadar dan mau mebuang sampah pada tempatnya kampus kita akan bersih dan indah. Dan semua pihak bisa berperan aktif pada kebersihan kampus, termasuk semua UKK dan UKM,” pungkas koordinaor kegiatan tersebut. (ismael id)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Artikel Lawas · 9 Nov 2014 16:30 WIB ·

Hujan Menjelang, Mahasiswa Turun Tangan


 Hujan Menjelang, Mahasiswa Turun Tangan Perbesar

Small group (kelompok kecil) yang menamai dirinya sebagai Science of Stupid (SOS) melakukan bersih-bersih kampus pada hari Minggu, 9 November 2014 tepatnya jam 07.00 pagi.

Science of stupid (SOS) adalah small group (kelompok kecil) yang mayoritas anggotanya mahasiswa TBI semester tiga itu melakukan bersih-bersih pada minggu pagi. Kegiatan tersebut mereka lakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi musim hujan yang sepertinya akan segera datang. Bersih-bersih tersebut mereka fokuskan pada normalisasi saluran air pembuangan di sekitar STAIN Pamekasan, pasalnya saluran pembuangan air yang ada di area kampus sudah mengalami penyumbatan dan sangat memperihatinkan.

Mereka (SOS) melakukan kegiatan tersebut dengan peralatan seadanya seperti cangkul yang mereka pinjam dari pihak proyek yang sedang membangun gedung pasca sarjana, karena pada saat kegiatan berlangsung kampus dalam keadaan libur, sehingga mereka tidak bisa meminjam peralatan yang dibutuhkan ke pihak kebersihan, namun meskipun demikian hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka untuk membersihkan kampus.

Kegiatan tersebut sebenarnya berawal dari keperihatinan mereka (SOS) melihat saluran pembuangan air yang ada di kampus yang tersumbat oleh sampah-sampah kemasan makanan ringan dan botol-botol air mineral yang dibuang sembarangan oleh sebagian mahasiswa STAIN Pamekasan sendiri.

Mjibur Rohman atau yang lebih akrab disapa “Ojin” menuturkan, “Sebenarnya sampah-sampah ini adalah kemasan-kemasan makanan ringan dari para mahasiswa sendiri yang kurang peduli terhadap kebersihan.”

Dia juga berpesan bagi para mahasiswa agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya lingkungan kampus.

“Ya, kita harap dengan kegiatan ini anak-anak mau lebih peduli dan membuka mata terhadap lingkungan kampus dengan tidak membuang sampah sembarangan terlebih ke gorong-gorong,” tegasnya.

Sayangnya pada saat kegiatan tersebut berlangsung pihak kebersihan sedang libur sehingga kami tidak bisa meminta penjelasan mengenai hal tersebut. Koordinator kegiatan tersebut, Su’aibi menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak bermaksud lain kecuali untuk kebersihan dan mempersiapkan diri menyambut musim hujan.

“Jadi, kami hanya membersihkan kampus kami, tidak ada maksud lain, kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kebersihan sebelumnya dan mereka juga mendukung kegiatan kami,” tutur dia.

Dengan kegiatan tersebut mereka semua (SOS) berharap semua mahasiswa STAIN Pamekasan mau memperhatikan lingkungan kampus sendiri dan khususnya semua organisasi yang ada di STAIN.

“Sebenarnya kita semua kalau mau sadar dan mau mebuang sampah pada tempatnya kampus kita akan bersih dan indah. Dan semua pihak bisa berperan aktif pada kebersihan kampus, termasuk semua UKK dan UKM,” pungkas koordinaor kegiatan tersebut. (ismael id)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ormawa Fakultas Tarbiyah Lakukan Audensi, Pihak Dekanat Beri Tanggapan

12 Juni 2024 - 05:43 WIB

Audensi Ormawa Terhadap Dekanat Fakultas Tarbiyah

Tunjukkan Kesolidan, Ormawa Fasya Gelar Pelantikan Raya

12 Juni 2024 - 01:17 WIB

pelantikan raya fakultas syari'ah 2024

Sema, Dema, dan UKK FPM FEBI Adakan Pelantikan Kolaboratif, Ini Tanggapan Pihak Fakultas Ekonomi dan Bisnis

10 Juni 2024 - 14:15 WIB

Pelantikan Kolaboratif Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Adakan Pekan Berkah 2024, UPZ IAIN Madura Sertakan Bazar dalam Rentetan Kegiatan

10 Juni 2024 - 01:50 WIB

Pekan Berkah UPZ IAIN Madura

Dilantik Sebagai Wakil Dema I, Demisioner PU LPM Activita Minta Kampus Lakukan Perbaikan

8 Juni 2024 - 23:57 WIB

Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Madura 2024-2025

Patut Dicontoh, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Libatkan Mahasiswa dalam Penelitian Internasional

7 Juni 2024 - 15:10 WIB

Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah
Trending di Kabar Kampus