Menu

Mode Gelap
HMPS Ekonomi Syari’ah Adakan Entrepreneurship Workshop Semarak Bulan Bahasa, HMPS TBIN Adakan Pemilihan Duta Bahasa Indonesia IAIN Madura Gelar Pisah Sambut Kabiro AUAK IAIN Madura Tidak Masuk 3 Besar Kampus Terbaik di Madura Versi Kemendikbudristek RI Dianggap Tidak Mendidik, Konten IMTV Mendapat Kritikan

Artikel · 10 Feb 2022 09:10 WIB ·

Duri Pilu: Puisi-puisi Ikhlaqul Kudus


 Duri Pilu: Puisi-puisi Ikhlaqul Kudus Perbesar

KESUNYIAN

angin mati
dingin lantai 
gawai yang bergetar
kipas angin berputar
kematian orang-orang lapar
dilindas pembangunan
keruntuhan kota
dan nasib baik pengeruk laba
jadi bising deru pompa air
lalu listrik mati.
dan aku terjaga
aku masih tak mengerti
terbuat dari apakah sejatinya kesunyian ini?
aku tak mampu menyentuhnya. tapi ia menyentuhku
menyentuh sesuatu yang tak bisa kusentuh
menyentuhmu saat aku menyentuh dan tak menyentuhmu
lalu mengapa aku ingin menyentuhmu setiap waktu?
berapa kata yang lahir dari kesunyian? 
membakar satu kontainer ganja di istana presiden
kucing-kucing kampung masih pulas tertidur di beranda
penjual sayur bermotor menyalakan klakson
aku harus berangkat kerja
tapi aku masih ingin menyentuhmu
menyentuh kekosongan ruang dan waktu
seperti gawai buatan cina
yang bergetar 
di saku kita
Madura, 2019
Duri pilu
cabutlan duri rindu
yang besemayam
di duka kaki
tak darah
tak sunyi
berganti
bernyanyi
duri pilu menyerbuk biru
di hati sepiku
Jakarta, 2019
Deru yang risau
Ceritakan padaku, Tentang deru yang risau,
Mengganggu tidurmu. Masa lalu yang berkelebat seperti hantu.
Atau masa depan yang murung seperti bayangan. Atau apalah itu yang kini menghuni kolong ranjangmu. Menemani debu debu, kian tebal setiap hari
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kepada Kekasih

31 Maret 2024 - 12:09 WIB

Kata Puisi

ROMANTIKA WERKUDARA-MAHASISWA

23 Maret 2024 - 09:32 WIB

Kata puisi

DI SEPERTIGA MALAM

22 Maret 2024 - 11:06 WIB

Kata puisi

Kemana Jati diri Mahasiswa

3 Juni 2023 - 12:35 WIB

SERIGALA

3 Juni 2023 - 12:26 WIB

Pemangku Jabatan

3 Juni 2023 - 12:06 WIB

Trending di puisi